Nasa Mengumumkan Sembilan Perusahaan Yang Bersaing Untuk Mengirimnya Ke Bulan

NASA Mengumumkan Sembilan Perusahaan yang Bersaing untuk Mengirimnya ke Bulan NASA Mengumumkan Sembilan Perusahaan yang Bersaing untuk Mengirimnya ke Bulan
Melalui kemitraan gres dengan perusahaan swasta, NASA bertujuan untuk meningkatkan upayanya untuk menuju ke bulan. Citra bulan ini diambil di atas Newfoundland dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Setelah dulu NASA menjelajah Saturnus, sekarang NASA akan kembali menjelajah menuju ke bulan. Presiden Trump menandatangani isyarat tahun kemudian yang memerintahkan agensi untuk menciptakan rencana untuk pengembalian bulan, dan hari ini agensi itu mengambil langkah lain dalam perjalanan itu dengan mengumumkan sejumlah kemitraan komersial yang bertujuan mendapat muatan dari bumi menuju ke bulan.

Administrator NASA Jim Bridenstine mengumumkan sembilan perusahaan yang akan menjadi yang pertama berpartisipasi dalam aktivitas Layanan Lunar Payload (CLPS) gres tubuh ini.

Program ini merupakan bab dari upaya agensi untuk bekerja dengan perusahaan komersial kedirgantaraan. Badan antariksa akan menyewa salah satu dari sembilan perusahaan ini untuk membangun pesawat ruang angkasa yang akan membawa peralatan dan eksperimen agensi ke bulan. Kontrak CLPS mempunyai nilai maksimum adonan sebesar $ 2,6 miliar selama 10 tahun ke depan, sehingga perusahaan ingin memenangkannya.

Perusahaan-perusahaan swasta akan bekerja untuk membangun pesawat ruang angkasa robot kecil yang sanggup membawa setidaknya 22 pon (10 kg) instrumen dan peralatan ilmiah ke permukaan bulan. Masih belum terang kriteria apa yang akan dipakai NASA untuk menilai kerajinan dan kontrak penghargaan. Sembilan perusahaan yang diumumkan untuk menuju ke bulan adalah: Astrobotic Technology, Deep Space Systems, Draper, Firefly Aerospace., Mesin Intuitif, Lockheed Martin Space, Sistem Ruang Masten, Moon Express, dan Orbit Beyond.

Khususnya tidak ada dalam daftar yaitu SpaceX dan Boeing, meski baru-baru ini NASA memesan produk keselamatan dari dua perusahaan, keduanya bekerja untuk meluncurkan misi awak.

Pengumuman ini yaitu bab dari tujuan NASA yang lebih besar untuk kembali ke bulan, dan Bridenstine sangat antusias perihal masa depan bulan kita.

"Kami mencoba dengan sangat cepat membuatkan kemampuan Amerika untuk mengirimkan muatan kecil ke permukaan bulan dan kemudian tumbuh dari sana," kata Bridenstine dikala pengumuman. "Kami juga ingin cepat hingga di sana, jadi ketika pendarat kelas insan ada di sana, mereka mempunyai kesempatan untuk memaksimalkan setiap momen waktu yang mereka miliki," tambahnya.

Memasukkan kawan dalam rencana bulan mereka akan memungkinkan NASA meluncurkan lebih banyak, perjalanan irit biaya ke bulan, yang berarti bahwa percobaan yang lebih banyak akan sanggup mendarat, kata Bridenstine. Mereka juga dibutuhkan sanggup mengeksplorasi lebih banyak permukaan bulan melalui kemitraan ini, tambah Bridenstine.

Misi bulan yang tidak terkendali bisa mulai diluncurkan sedini mungkin tahun depan, dengan tujuan mengirim dua muatan ke permukaan bulan setiap tahun selama 10 tahun ke depan. Masih belum diketahui instrumen atau eksperimen apa yang akan terbang pada misi CLPS pertama.

“Pengumuman hari ini menandai kemajuan positif dalam kembalinya Amerika ke permukaan bulan untuk tinggal. Inovasi perusahaan kedirgantaraan Amerika, yang terikat dengan tujuan besar kami dalam sains dan eksplorasi manusia, akan membantu kami mencapai hal-hal menakjubkan di Bulan dan memberi makan ke Mars, ”kata Bridenstine.

Komentar